Kembali ke BlogTips Website Bisnis

Perbedaan Landing Page dan Website: Mana yang Cocok untuk Bisnis?

Agus 27 Agustus 2026
Perbedaan Landing Page dan Website: Mana yang Cocok untuk Bisnis?

Apa perbedaan landing page dan website? Pelajari fungsi, kelebihan, biaya, SEO, hingga kapan bisnis sebaiknya menggunakan landing page, website, atau keduanya untuk mendapatkan pelanggan.

Landing page dirancang untuk satu tujuan atau satu penawaran, misalnya mendapatkan leads atau pesan WhatsApp. Website memiliki banyak halaman untuk membangun kepercayaan, memberi informasi, dan mendapatkan trafik dari Google. Pilihannya tergantung tujuan bisnis, dan keduanya juga bisa digunakan secara bersamaan.

Pertanyaan yang sering muncul saat mulai memasarkan bisnis secara online adalah lebih baik membuat landing page atau website? Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk memperkenalkan bisnis, tetapi tujuan dan cara penggunaannya berbeda.

Dalam artikel ini, Anda akan melihat perbedaan landing page dan website, kapan sebaiknya menggunakan masing-masing, bagaimana kaitannya dengan SEO dan GEO, faktor biaya, serta contoh sederhana untuk menentukan pilihan.

Apa Itu Landing Page?

Landing page adalah halaman web yang dirancang untuk tujuan tertentu. Fokusnya biasanya hanya pada satu produk, satu layanan, satu penawaran, atau satu tindakan yang diharapkan dari pengunjung.

Misalnya, bisnis yang menawarkan jasa pembuatan website dapat membuat halaman khusus berjudul “Jasa Pembuatan Website untuk UMKM”. Calon pelanggan diarahkan langsung ke halaman tersebut tanpa harus mencari informasi di banyak bagian website.

Isi landing page biasanya dapat mencakup:

  • Masalah yang dihadapi calon pelanggan.

  • Solusi yang ditawarkan.

  • Manfaat produk atau jasa.

  • Fitur atau layanan yang tersedia.

  • Portofolio yang relevan.

  • Testimoni jika tersedia.

  • Harga atau paket jika memang perlu ditampilkan.

  • FAQ untuk menjawab pertanyaan umum.

  • Tombol WhatsApp atau formulir kontak.

Tujuan akhirnya adalah membuat pengunjung melakukan tindakan tertentu, misalnya:

  • Konsultasi Sekarang.

  • Minta Penawaran.

  • Pesan Sekarang.

  • Daftar.

Karena fokusnya spesifik, landing page sering digunakan untuk kampanye pemasaran dan iklan. Bagi bisnis yang membutuhkan halaman dengan tujuan seperti ini, tersedia layanan jasa pembuatan landing page.

Apa Itu Website Bisnis?

Website bisnis memiliki cakupan yang lebih luas. Website dapat terdiri dari banyak halaman yang masing-masing memberikan informasi berbeda tentang bisnis Anda.

Halaman yang umum ditemukan pada website bisnis antara lain:

  • Beranda.

  • Tentang Kami.

  • Layanan.

  • Produk.

  • Portofolio.

  • Artikel.

  • FAQ.

  • Kontak.

Tujuan website juga lebih beragam. Website dapat digunakan untuk membangun kepercayaan, memperkenalkan perusahaan, memberikan informasi, mendapatkan trafik dari Google, dan mendukung proses penjualan.

Salah satu bentuk website bisnis yang umum adalah website company profile. Jenis website ini dapat membantu perusahaan menjelaskan identitas, layanan, portofolio, dan informasi penting lainnya secara lebih lengkap melalui Website Company Profile: Pengertian, Fitur, Biaya, dan Manfaat untuk Bisnis.

Perbedaan Landing Page dan Website

Perbedaan paling mudah terlihat dari tujuan penggunaannya. Landing page lebih fokus pada satu tindakan, sedangkan website memiliki cakupan informasi yang lebih luas.

Landing Page

  • Fokus pada satu tujuan.

  • Biasanya menggunakan satu halaman utama.

  • Navigasi dibuat lebih sederhana.

  • Cocok untuk promosi produk atau jasa tertentu.

  • Cocok untuk campaign dan iklan.

  • CTA dibuat lebih menonjol.

  • Tetap dapat dioptimalkan untuk SEO.

Website

  • Memiliki beberapa halaman.

  • Dapat memuat profil perusahaan.

  • Dapat menampilkan banyak layanan atau produk.

  • Bisa memiliki blog dan artikel.

  • Lebih fleksibel untuk strategi SEO jangka panjang.

  • Dapat dikembangkan sesuai pertumbuhan bisnis.

  • Bisa memiliki landing page di dalamnya.

Landing page fokus pada satu tujuan, sedangkan website membangun informasi bisnis secara menyeluruh.

Kapan Bisnis Sebaiknya Menggunakan Landing Page?

Landing page cocok ketika Anda ingin mengarahkan calon pelanggan pada satu tindakan tertentu. Halaman dibuat sesederhana mungkin dari sisi alur agar pengunjung memahami penawaran tanpa terdistraksi oleh terlalu banyak pilihan.

1. Menjual Produk Tertentu

Landing page dapat digunakan untuk menjelaskan produk baru secara lengkap. Dengan halaman khusus, calon pelanggan tidak perlu mencarinya di antara banyak halaman lain.

Informasi seperti manfaat, fitur, cara mendapatkan produk, FAQ, dan CTA dapat ditempatkan dalam satu alur yang mudah diikuti.

2. Menawarkan Jasa Tertentu

Landing page juga cocok ketika Anda menawarkan satu jasa tertentu, misalnya jasa pembuatan website company profile.

Calon pelanggan dapat langsung memahami masalah yang diselesaikan, layanan yang diberikan, hasil pekerjaan yang relevan, serta cara menghubungi bisnis Anda tanpa harus melewati banyak halaman.

3. Menjalankan Iklan

Landing page sering menjadi tujuan traffic dari iklan. Alurnya dapat berupa iklan, lalu landing page, kemudian WhatsApp.

Halaman yang fokus membantu pengunjung melihat penawaran yang sesuai dengan pesan iklan tanpa memberikan terlalu banyak pilihan lain.

4. Mengumpulkan Leads

Landing page dapat digunakan untuk mengumpulkan calon pelanggan melalui penawaran yang jelas.

Isi halaman dapat mencakup:

  • Penawaran.

  • Penjelasan.

  • Formulir.

  • CTA.

Tujuannya adalah mengubah pengunjung menjadi leads yang dapat ditindaklanjuti oleh bisnis.

5. Promosi Terbatas

Landing page juga dapat dibuat untuk kebutuhan tertentu seperti:

  • Promo.

  • Event.

  • Webinar.

  • Launching.

  • Program khusus.

Isi halaman dapat disesuaikan dengan kampanye sehingga pengunjung langsung memahami apa yang sedang ditawarkan.

Kapan Bisnis Membutuhkan Website?

Website cocok untuk bisnis yang membutuhkan kehadiran digital dengan informasi yang lebih lengkap. Website juga memberikan ruang untuk mengembangkan halaman dan konten sesuai kebutuhan bisnis.

1. Membangun Kredibilitas

Calon pelanggan dapat melihat berbagai informasi sebelum memutuskan untuk menghubungi bisnis, seperti:

  • Profil perusahaan.

  • Layanan.

  • Portofolio.

  • Klien.

  • Testimoni.

  • Kontak.

Informasi tersebut membantu calon pelanggan memahami siapa Anda, apa yang ditawarkan, dan bagaimana cara menghubungi bisnis.

2. Mendapatkan Trafik dari Google

Website memberi ruang lebih luas untuk membuat konten yang menjawab berbagai kebutuhan pencarian.

Sebuah perusahaan dapat memiliki halaman layanan, halaman untuk tiap layanan, dan artikel blog tentang biaya website atau website untuk UMKM. Setiap halaman dapat menjawab kebutuhan pencarian yang berbeda.

Apakah UMKM Lebih Cocok Menggunakan Landing Page atau Website?

Jawabannya tergantung kondisi bisnis. Tidak semua UMKM membutuhkan struktur website yang sama karena tujuan, jumlah layanan, dan cara mendapatkan pelanggan bisa berbeda.

Jika baru memulai

Landing page sederhana bisa cukup bila kebutuhan utama Anda hanya memperkenalkan satu produk atau jasa.

Fokusnya adalah membuat calon pelanggan memahami penawaran dan mengetahui langkah berikutnya.

Jika bisnis sudah memiliki beberapa layanan

Website lebih fleksibel karena Anda dapat membuat halaman khusus untuk setiap layanan.

Pengunjung juga dapat melihat informasi bisnis secara lebih terstruktur tanpa semua informasi harus dimasukkan ke satu halaman.

Jika ingin membangun SEO

Website biasanya memberikan ruang lebih luas untuk mengembangkan konten.

Anda dapat membuat halaman layanan, artikel, FAQ, dan informasi lain yang relevan dengan pertanyaan calon pelanggan.

Jika menjalankan iklan

Landing page dapat menjadi halaman tujuan yang lebih fokus.

Anda dapat menyesuaikan isi halaman dengan produk, layanan, atau penawaran yang sedang dipromosikan.

UMKM tidak harus memilih salah satu. Landing page dan website bisa dipakai bersama.

Landing Page dan Website Bisa Digunakan Bersamaan

Menggunakan website dan landing page secara bersamaan menjadi pilihan menarik bagi bisnis yang sudah berkembang. Keduanya dapat memiliki fungsi berbeda sehingga tidak perlu saling menggantikan.

Website utama

  • Profil perusahaan.

  • Layanan.

  • Portofolio.

  • Artikel.

  • Kontak.

Landing page

  • Kampanye iklan.

  • Promo.

  • Produk tertentu.

  • Layanan tertentu.

  • Lead generation.

Blog

  • Edukasi.

  • Menjawab pertanyaan pelanggan.

  • Mendukung SEO.

  • Membangun kepercayaan lewat konten.

Pengunjung dapat datang dari Google, media sosial, atau iklan, kemudian masuk ke website atau landing page, membaca informasi, lalu mengambil tindakan melalui WhatsApp, formulir, atau pembelian.

Dengan pembagian seperti ini, setiap bagian memiliki fungsi yang jelas.

Mana yang Lebih Bagus untuk SEO Google?

Jawabannya bukan sekadar “website lebih bagus”. Landing page juga dapat muncul di Google apabila halaman dapat diakses, diindeks, relevan dengan pencarian, dan memberikan pengalaman yang baik bagi pengunjung.

Namun, website dengan struktur yang lebih luas memberikan ruang lebih besar untuk mengembangkan:

  • Halaman layanan.

  • Artikel.

  • FAQ.

  • Studi kasus.

  • Portofolio.

  • Internal link.

  • Informasi yang lebih lengkap tentang berbagai kebutuhan pelanggan.

Jika tujuan utama Anda adalah membangun trafik organik dalam jangka panjang, website biasanya memberikan fondasi yang lebih fleksibel. Landing page tetap dapat menjadi bagian penting untuk penawaran atau kampanye tertentu.

Apakah Landing Page Perlu SEO?

Bisa dan sebaiknya. Landing page tidak harus hanya dibuat untuk iklan karena halaman tersebut juga dapat dioptimalkan agar relevan dengan kebutuhan pencarian tertentu.

Misalnya, landing page “Jasa Website UMKM Kediri” dapat memuat informasi yang relevan seperti:

  • Layanan.

  • Target pelanggan.

  • Area layanan.

  • Proses.

  • Portofolio.

  • FAQ.

  • Kontak.

Namun, jangan membuat landing page hanya dengan mengganti nama kota atau kata kunci. Informasi di dalamnya harus benar-benar berguna bagi pengunjung dan sesuai dengan penawaran yang diberikan.

Apakah Landing Page dan Website Perlu GEO?

Prinsip dasarnya tetap sama untuk pencarian modern: berikan jawaban yang jelas, spesifik, dan dapat dipercaya.

Misalnya, daripada hanya menulis “Kami menyediakan jasa website terbaik”, lebih jelas jika bisnis menjelaskan bahwa mereka membuat website company profile, website UMKM, landing page, dan website bisnis dengan struktur yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Informasi yang spesifik seperti ini membantu pengunjung memahami layanan tanpa harus menebak-nebak apa yang sebenarnya ditawarkan.

GEO bukan formula yang menjamin sebuah halaman akan muncul pada hasil pencarian tertentu. Karena itu, dasar seperti informasi yang jelas, konten yang relevan, struktur halaman yang baik, dan pengalaman pengguna tetap penting.

Berapa Biaya Landing Page dan Website?

Tidak ada satu harga yang berlaku untuk semua landing page atau website. Biaya bergantung pada scope pekerjaan dan kebutuhan proyek.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi biaya antara lain:

  • Desain.

  • Jumlah halaman.

  • Fitur.

  • Copywriting.

  • Integrasi.

  • Domain.

  • Hosting.

  • SEO.

  • Maintenance.

Landing page sederhana memiliki scope yang berbeda dengan website company profile. Website company profile juga memiliki kebutuhan berbeda dibandingkan toko online.

Karena itu, sebelum membandingkan harga, bandingkan terlebih dahulu scope pekerjaan. Untuk memahami faktor yang biasanya perlu diperhatikan, Anda dapat membaca Biaya Buat Website 2026: Rincian dan Tips.

Contoh Sederhana Memilih Landing Page atau Website

Tidak perlu membuat keputusan hanya berdasarkan jumlah halaman. Mulailah dari tujuan bisnis dan tindakan yang diharapkan dari pengunjung.

  • Anda menjual satu produk: landing page.

  • Anda menawarkan satu jasa untuk kampanye tertentu: landing page.

  • Anda ingin menjalankan iklan: landing page bisa menjadi pilihan.

  • Anda ingin memperkenalkan perusahaan: website company profile.

  • Anda memiliki banyak layanan: website.

  • Anda ingin membangun trafik SEO jangka panjang: website.

  • Anda ingin SEO sekaligus menjalankan campaign: website ditambah landing page.

Landing Page atau Website untuk Bisnis di Kediri?

Untuk bisnis lokal di Kediri, keduanya bisa digunakan sesuai kebutuhan. Sebuah perusahaan dapat memiliki website utama yang menjelaskan tentang perusahaan, layanan, portofolio, artikel, dan kontak.

Kemudian, perusahaan tersebut dapat membuat landing page khusus seperti “Jasa Website Kediri” atau “Website UMKM Kediri” untuk penawaran yang lebih spesifik.

Bagi Anda yang sedang mencari layanan website di wilayah Kediri, pembahasan tentang pilihan layanan dan cara memilihnya dapat dibaca melalui Jasa Pembuatan Website di Kediri: Harga, Layanan, dan Cara Memilih yang Tepat.

Kesalahan Memilih Landing Page atau Website

Kesalahan biasanya terjadi ketika bisnis memilih berdasarkan bentuk halaman, bukan berdasarkan kebutuhan. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan sebelum menentukan pilihan.

Membuat Landing Page untuk Semua Kebutuhan

Landing page bukan pengganti seluruh website di setiap situasi. Jika bisnis memiliki banyak layanan dan informasi, website dengan struktur yang jelas dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

Membuat Website Terlalu Kompleks

Bisnis kecil tidak selalu membutuhkan banyak fitur. Mulailah dari kebutuhan yang benar-benar diperlukan agar website tetap mudah dikelola dan digunakan.

Fokus pada Desain Saja

Desain penting, tetapi website atau landing page juga harus mudah digunakan. Pengunjung harus dapat menemukan informasi dan memahami langkah berikutnya tanpa kebingungan.

Tidak Memiliki CTA

Apa pun jenis halamannya, pengunjung harus mengetahui langkah berikutnya. CTA dapat berupa menghubungi WhatsApp, mengisi formulir, meminta penawaran, atau melakukan tindakan lain yang sesuai tujuan halaman.

Tidak Memikirkan SEO Sejak Awal

Jika SEO menjadi salah satu tujuan, struktur website dan konten sebaiknya sudah dipertimbangkan sejak awal. Dengan begitu, halaman dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pencarian tanpa harus selalu melakukan perubahan besar.

Cara Memilih Jasa Pembuatan Landing Page atau Website

Sebelum menggunakan jasa pembuatan website atau landing page, jangan hanya melihat tampilan hasil akhirnya. Pastikan kebutuhan bisnis Anda juga dipahami.

Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan:

  • Apa tujuan website?

  • Apa tujuan landing page?

  • Siapa target pelanggan?

  • Halaman apa saja yang dibutuhkan?

  • Fitur apa yang benar-benar diperlukan?

  • Apakah mobile friendly?

  • Apakah struktur SEO diperhatikan?

  • Bagaimana proses revisinya?

  • Apakah ada maintenance?

  • Siapa yang memiliki domain dan akses website?

Jangan hanya bertanya, “Berapa harga bikin website?”

Tanyakan juga, “Apa saja yang saya dapatkan dengan harga tersebut?”

Dengan pertanyaan tersebut, Anda dapat membandingkan penawaran berdasarkan pekerjaan yang benar-benar akan diterima, bukan hanya berdasarkan angka harga.

FAQ Landing Page vs Website

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul ketika membandingkan landing page vs website.

Apakah landing page termasuk website?

Landing page adalah sebuah halaman web. Halaman tersebut dapat berdiri sendiri atau menjadi bagian dari sebuah website.

Apakah landing page bisa muncul di Google?

Bisa, selama halaman dapat diakses, memenuhi persyaratan teknis, dan memiliki konten yang relevan serta bermanfaat bagi pengunjung.

Apakah UMKM membutuhkan landing page?

Tidak selalu. Landing page cocok jika UMKM memiliki penawaran atau kampanye yang membutuhkan halaman dengan fokus tertentu.

Mana yang lebih murah, landing page atau website?

Tidak selalu bisa disimpulkan hanya dari jumlah halaman. Biaya bergantung pada desain, fitur, konten, integrasi, dan scope pekerjaan.

Apakah website bisa memiliki landing page?

Bisa. Satu website dapat memiliki beberapa landing page untuk produk, layanan, atau campaign tertentu.

Apakah landing page cocok untuk iklan?

Ya. Landing page dapat dibuat sangat fokus pada penawaran tertentu sehingga sesuai digunakan sebagai tujuan traffic dari iklan.

Jadi, Mana yang Harus Dipilih?

Mulailah dari tujuan bisnis, bukan dari jumlah fitur atau tampilan.

  • Butuh satu penawaran dengan satu tujuan: landing page.

  • Butuh membangun identitas dan informasi bisnis: website.

  • Butuh SEO jangka panjang: website.

  • Butuh campaign dan iklan: landing page.

  • Butuh semuanya: website ditambah landing page.

Tidak ada pilihan yang selalu lebih baik. Yang menentukan adalah tujuan bisnis dan kebutuhan calon pelanggan.

Butuh Landing Page atau Website untuk Bisnis?

Sebelum memilih, coba tanyakan kepada diri Anda: “Apa yang ingin dilakukan calon pelanggan setelah mengunjungi halaman Anda?”

Jika jawabannya langsung menghubungi untuk penawaran tertentu, landing page mungkin lebih sesuai. Jika jawabannya mengenal perusahaan, melihat layanan, membaca portofolio, lalu menghubungi, website mungkin lebih tepat.

Jika Anda membutuhkan keduanya, website dapat menjadi pusat informasi bisnis, sedangkan landing page digunakan untuk campaign tertentu.

Jadikan Web dapat membantu bisnis menentukan struktur website atau landing page berdasarkan kebutuhan, target pelanggan, dan tujuan pemasaran.

Sebaiknya konsultasikan kebutuhan bisnis terlebih dahulu sebelum menentukan jenis website yang akan dibuat.

Kesimpulan

Perbedaan utama landing page dan website terletak pada tujuan dan cakupannya. Landing page fokus pada satu penawaran atau tindakan, sedangkan website memiliki ruang lebih luas untuk membangun identitas bisnis, SEO, dan pemasaran jangka panjang. Bisnis baru dapat memulai dari landing page untuk kebutuhan tertentu, sementara bisnis yang ingin membangun aset digital jangka panjang dapat menggunakan website, dan bisnis yang membutuhkan SEO sekaligus campaign dapat memakai keduanya. Yang terpenting adalah memilih berdasarkan kebutuhan bisnis dan calon pelanggan, bukan sekadar mengikuti tren.

Ditulis oleh Agus, Jadikan Web.

Artikel Terkait

Hubungi Kami